Karena Kesibukan kita terkadang kita tak pernah menyadari apa yang menjadikan tanda-tanda rambut rontok , serta apa penyebabnya. Namun jika Anda membaca artikel ini, ada baiknya mulai mewaspadai, kira-kira apa yang bisa menyebabkan rambut rontok . Pencegahan tentu menjadi langkah yang paling baik untuk dilakukan sebelum kerontokan rambut melanda.
Yang perlu Anda ketahui, tak semua orang mengalami
tanda-tanda atau penyebab yang sama saat mengalami kerontokan pada rambut.
Setiap kerontokan mungkin saja terjadi pada setiap jenis rambut. Yang jelas,
ada beberapa jenis kerontokan rambut yang perlu Anda waspadai . Berikut di
antaranya:
1. Faktor Genetik
Hanya karena ayah atau ibu Anda memiliki rambut yang
tipis dan mengalami kerontokan sejak usia muda, bukan berarti Anda juga akan
menuruninya. Jika misalnya ayah Anda sudah mengalami kebotakan pada bagian atas
kepalanya sejak usia 20-an tahun, belum tentu Anda juga akan mengalaminya di
usia yang sama.
Memang, faktor genetik atau keturunan bisa memengaruhi
pertumbuhan rambut Anda, yang mungkin akan tampak lebih tipis dibandingkan
teman-teman Anda yang lainnya. Sehingga Anda harus lebih waspada jika ada
beberapa tanda berikut yang mulai dialami:
* kerontokan rambut terjadi di hampir seluruh anggota
keluarga.
* secara perlahan batas rambut di kepala semakin mundur
ke belakang (mengalami kebotakan).
* rambut terasa semakin tipis dari biasanya.
* ada bagian dari kepala yang tanpa ditumbuhi rambut
terasa semakin lebar.
* bagian tengah atas kepala semakin melebar tidak
ditumbuhi rambut.
2. Stres
Telogen Effluvium adalah jika seseorang mengalami stres
atau depresi secara mendadak akibat mengalami suatu masalah berat yang cukup
parah. Stres akan memengaruhi kerontokan rambut yang juga cukup parah.
Beberapa kondisi psikis yang bisa mengakibatkan kerontokan
ekstrem ini, misalnya ketika mengalami kesedihan mendalam akibat menghadapi
kematian orang tersayang, patah hati, atau selama menjalani kehamilan. Selain
itu, beberapa jenis makanan yang dikonsumsi juga bisa memengaruhi pertumbuhan
rambut.
Mengalami Telogen Effluvium dan dampak dari diet yang
dijalani juga bisa membuat rambut menjadi lebih tipis akibat kerontokan. Adanya
penurunan nutrisi dalam tubuh akibat membatasi makanan yang diasup akibat
menjalani diet, selain bisa menyebabkan anemia, juga bisa menyebabkan
kerontokan.
Tanda-tanda kerontokan rambut akibat stres yang perlu
diwaspadai:
• Rambut rontok melebihi biasanya.
• Rambut lebih tipis dari biasanya.
• Diikuti dengan penurunan berat badan yang cukup
drastis.
• Mengalami stres atau kesedihan cukup mendalam selama
beberapa bulan.
3. Alopecia Areata
Tipe kerontokan rambut jenis ini biasanya terjadi
sangat tiba-tiba. Tanpa disadari, tiba-tiba saja rambut langsung rontok di
beberapa bagian kepala, sehingga bagian kepala tadi akan tampak botak. Bahkan
kebotakan bisa menjalar ke bagian lain di kepala. Beberapa orang akan kesulitan
menutupi kebotakannya akibat rambut yang rontok begitu banyaknya. Namun ada
pula orang-orang yang masih bisa menutupi kebotakannya bila area yang
kehilangan rambut tak terlalu lebar.
Terkadang, beberapa waktu kemudian rambut akan tumbuh
kembali dengan normal pada sebagian orang yang mengalami kerontokan jenis ini.
Akan tetapi, jika seseorang sudah mengalami kerontokan jenis ini, biasanya
bagian kepalanya akan sulit ditumbuhi rambut kembali.
Tanda-tanda yang mengikuti jenis kerontokan rambut ini,
antara lain:
• Rambut yang rontok segumpal, dari beberapa bagian
kepala.
• Kebotakan akan menyebar secara perlahan.
• Jika ada keluarga yang mengalami, kemungkinan Anda
pun akan mengalaminya sebagai risiko faktor genetik.
• Sejumlah infeksi atau stres mendlam bisa menjadi
pemicu terjadinya kerontokan rambut jenis ekstrem ini.
4. Gaya rambut
Faktor lain di balik kerontokan rambut yang parah
adalah sering mengubah dan gonta-ganti gaya rambut. ketika akan mengubah gaya rambut, pastikan
kesehatan rambut dan folikel tetap terjaga. Beberapa gaya rambut bisa menarik
rambut hingga akarnya dan membuat rambut lebih rapuh serta rentan patah.
Misalkan sering mengikat rambut dengan gaya ekor kuda yang terlalu ketat.
5. Bahan kimia
Ini tentu tak mengejutkan. Bahan-bahan kimia yang ada
dalam produk kecantikan dan perawatan rambut bisa menyebabkan rambut mudah
rontok. Baik kalian menggunakan produk di rumah maupun di salon, pastikan untuk
menggunakan produk yang tak terlalu mengandung banyak bahan kimia. Bahan kimia
akan membuat rambut lebih rapuh, mudah rontok, dan mengganggu pertumbuhan
folikel.
6. Hormon
Hormon yang tak seimbang juga bisa menyebabkan rambut
rontok. Untuk itu, terkadang orang hamil yang mengalami ketidak seimbangan hormon
bisa mengalami rambut rontok yang cukup parah.
Itulah beberapa faktor penyebab kerontokan rambut yang
parah. Jika kalian mengalami kerontokan rambut, bisa jadi salah satunya adalah
akibat hal-hal di atas. Untuk itu sebelum terjadi hal-hal buruk itu sangat perlu untuk melakukan perawatan rambut dan jika hal buruk itu terjadi pada kita rambut kita habis dan kepala kita sudah botak maka sangat diperlukan Serum vitamin rambut Khusus untuk mengatasinya, ingat rambut adalah mahkota kita agar kita tidak kehilangan mahkota kita perlu adanya perawatan rambut kita setiap hari.



Post a Comment